Minggu, 01 Mei 2011

Variabel Ekonomi yang Signifikan

1. Gross Domestic Bruto
Mengukur nilai market barang-barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara tanpa mempertimbangkan kebangsaan perusahaan yang menghasilkan barang atau jasa tersebut. GDP terdiri dari empat komponen utama, yaitu tingkat konsumsi, investasi, pembelian-pembelian oleh pemerintah, dan total bersih ekspor. Dirilis per kuarter, angka data ini menunjukkan persentase pertumbuhan dari kuarter sebelumnya. Laporan GDP terbagi dalam tiga rilis, yaitu advanced – rilis pertama, preliminary – revisi pertama, dan final – revisi kedua. Revisirevisi inilah yang biasanya berdampak signifikan bagi market.

2. Tingkat Inflasi Suku Bunga
Pada dasarnya orang melakukan investasi adalah mengharapkan timbal balik hasil yang besar. Oleh karena itulah tingkat suku bunga bank sentral akan mempengaruhi ketertarikan investor terhadap produk investasi.

3. Tingkat Pengangguran
Adalah persentase dari mereka yang aktif mencari lowongan pekerjaan namun belum mendapatkan pekerjaan. Meski merupakan data yang sangat umum dikenal (karena simple dan berhubungan dengan politik), unemployment rata relative kurang penting bagi market karena dianggap kurang akurat (seringkali terlambat dalam memberikan sinyal perubahan tren perekonomian.

4. Neraca Berjalan dan Neraca Dagang
Trade balance adalah selisih bersih dari nilai ekspor dan impor barang dan jasa suatu negara. Angka positif menunjukkan surplus (ekspor melebihi impor) dan angka negative menunjukkan deficit (impor melebihi ekspor). Curret Account adalah jumlah dari Trade Balance ditambah dengan pendapatan bersih dari luar negeri. Trade balance atau current account dapat dipandang dari dua sisi, yaitu sebagai selisih ekspor dan impor, maupun sebagai kurang lebih selisih dari tingkat tabungan nasional dan tingkat investasi nasional. Jeleknya data ini secara umum diartikan sebagai berkurangnya tingkat persaingan negara tersebut. Namun, jeleknya data ini juga dapat diartikan sebagai kuatnya perekonomian, jika jeleknya data tersebut dikarenakan tingkat investasi nasional tumbuh lebih pesat daripada tingkat tabungannya.

Jenis-Jenis Berita Fundamental

Dalam analisa fundamental sarana yang berperan adalah berita. Sebagian besar berita fundamental yang berperan dalam menentukan naik turunnya nilai mata uang adalah berita ekonomi. Informasi-informasi seperti tingkat pengangguran, index kepercayaan konsumen dan produsen atau berita-berita sejenis lainnya menentukan apakah sebuah mata uang akan menguat atau justru melemah terhadap pasangan mata uang lainnya. Sebagian besar berita tersebut bermuara pada naik turunnya inflasi dalam sebuah negara. Dalam keadaan dimana inflasi mulai berjalan kea rah naik maka biasanya bank sentral akan menaikkan tingkat suku bunga. Kenaikan suku bunga dalam sebuah negara biasanya akan diikuti kenaikan sementara (namun besar) pada mata uangnya. Secara logika hal ini bisa disebabkan karena sector perbankan juga turut menaikkan suku bunganya termasuk suku bunga tabungan dan deposito. Hal ini memicu semakin banyaknya dana yang dihimpun di bank sehingga uang yang beredar di pasaran akan berkurang. Sesuai hukum demand supply ketika supply berkurang maka harga barang pun akan meningkat. Bahkan jikalau bank-bank di negara yang bersangkutan pun tidak ikut menyesuaikan dengan tingkat suku bunga yang ada psikologi dan pandangan para trader tetaplah demikian. Akibatnya mereka pun segera melakukan aksi buy yang akan menyebabkan demand bertambah. Hal ini menjadi semacam self-prophecy (penggenapan terhadap apa yang diyakinkan oleh dirinya sendiri) akan apa yang market percayai.
Dalam trading forex, naik turunnya suku bunga merupakan keputusan akhir dimana sebelumnya di awali oleh data-data infasi di itngkat konsumen dan produsen. Berita-berita ini pun sudah akan lebih dulu mempengaruhi pergerakan mata uang sehingga adnda tidak boleh mengganggap hanya berita kenaikan suku bungalah yang penting. Ada puluhan berita fundamental yang dapat mempengaruhi pergerakan pasar ke depannya. Ada berita fundamental yang penting untuk diperhatikan ada juga berita fundamental yang tidak perlu sama sekali dikarenakan berbagai factor. Dalam hal ini memang adalah penting untuk meilah-milah berita fundamental yang penting dan tidak penting. Itu akan kita pelajari pada bahasan selanjutnya yang berjudul “menyaring berita fundamental”.

Kontes Ms dan Mr Indo MT5

Kami mengadakan kontes kecantikan pertama yang bertajuk - Miss and Mister Indo MT5 - untuk merayakan hari jadi forum kami. Kami turut mengundang semua user forum untuk berpartisipasi kedalam kompetisi yang menarik ini!

Ketentuan kontes

1) Siapa saja yang bisa berpartisipasi?
Setiap user yang terdaftar pada forum MT5 bisa berpartisipasi.

2) Periode kontes
30 April 2011 - 30 Juni 2011

3) Hadiah
Hadiah sebesar $1000. Kedua pemenang (Mister Indo MT5 atau Miss Indo MT5) akan mendapatkan bonus sebesar $500 yang akan dimasukkan kedalam akun trading InstaForex. Profit yang dihasilkan dari bonus bisa ditarik tanpa batas.

4) Bagaimana cara untuk berpartisipasi?
Anda hanya perlu menambahkan posting kedalam topik kontes dengan tema "Participation Request", foto diri anda (maksimum 5 foto) serta nickname forum anda(*), dan cerita pendek (maksimum 5 kalimat) yang menceritakan, kenapa anda harus dipilih sebagai Mister/Miss Indo MT5?

5) Penentuan pemenang.
Pemenang akan ditentukan berdasarkan hasil voting. Setiap user yang terdaftar bisa mengambil suara untuk seorang peserta. Jika anda ingin melakukan voting, tekan tombol "Thanks" dibawah kolom posting peserta. Jika ada dua atau lebih peserta yang mendapatkan hasil voting yang sama, maka peserta yang lebih dulu terdaftar pada forum akan ditentukan menjadi pemenang. Proses voting ditutup pada pukul 23:59 (UTC+7) pada tanggal 30 Juni 2011. User yang memiliki kurang dari 100 postingan diforum pada saat kompetisi ditutup tidak akan diperhitungkan.
 
Dilarang posting yang tidak berguna, Hanya tanda keikutsertaan yang diperbolehkan di topic ini . Silahkan untuk berdiskusi masalah kontes di sini.

(*) Nickname harus ditulis manual pada media kertas/lainnya, dan diikutsertakan dalam pemotretan. Jadi bukan editing dengan Photoshop atau software lain.

Jika belum terdaftar didalam forum Indo.MT5 silahkan registrasi melalui link dibawah ini :

Definisi Analisa Fundamental

Kata kunci dari analisa ini ada pada dua kata, yaitu demand dan supply. Pada dasarnya pelaku pasar adalah manusia. Dengan mengukur lebih banyak mereka yang melakukan aksi beli (demand) atau sebaliknya aksi jual (supply), maka kita kita dapat mengetahui kemana harga akan bergerak. Pendeknya bila demand bertambah sementara supply tetap maka seperti layaknya harga akan segera merangkak naik. Demikian juga sebaliknya ketika supply (penawaran) yang bertambah tetapi demand tetap maka harga akan mulai turun dikarenakan barang banyak beredar di pasaran. Dua hal inilah yang coba diketahui oleh analisa fundamental.

Nah berhubungan dengan semua itu dilakukan oleh para pelaku pasar maka seperti layaknya psikologi massa, hal itupun berlaku dalam dunia forex. Ketika muncul berita-berita ekonomi misalnya yang melaporkan bahwa mata uang negara cenderung akan melemah maka analisa fundamental bertugas untuk menganalisa berita yang akan akan muncul lalu jikalau berita tersebut muncul bagaimana kaitannya dengan reaksi pasar. Kadangkala dikarenakan pasar juga seringkali digerakkan oleh emosi sesaat, tanpa berita ekonomi apapun seringkali terjadi aksi kenaikan atau penurunan harga mata uang. Biasanya ini disebabkan oleh pergeseran demand supply karena adanya pihak-pihak tertentu yang melakukan aksi pembelian atau penjualan dalam jumlah besar.

Stochastic Oscillator

Merupakan alat analisis ciptaan George C Lane pada akhir 50-an. Seperti namanya, nilai kisaran pada indicator ini adalah 0-100 (oscillator). Stochastic Oscillator digunakan untuk menunjukkan posisi closing relative terhadap range transaksi dalam suatu periode tertentu. Pada dasarnya indicator ini dipakai untuk mengukur kekuatan relative harga terakhir terhadap selang harga tertinggi dan terendahnya selama selang periode waktu yang kita inginkan.

a. Interpretasi Stichastic Oscillator
Secara umum tidak berbeda dengan informasi pada RSI dan MA. Dan memang Stochastic Oscillator sebenarnya adalah gabungan dari kedua jenis indicator tersebut dengan cara perhitungan yang berbeda. Secara keseluruhan, indicator ini dapat kita gunakan untuk menentukan keadaan overbought/oversold (yang artinya prediksi trend untuk jangka panjang), perpotongan antara %K dan &D (sebagai short term trend) dan Bullish.Bearish Centerline.

b. Overbought dan Oversold
Overboght adalah titik jenuh beli / stochastic telah mentog di bawah garis 0-20. Oversold adalah titik jenuh jual / stochastic telah mentog di atas 80-100. Keadaan overbought/oversold menurut Stichastic diperoleh bila garis %K (stochastic berupa garis titik-titik) telah memasuki batasan 20 dan 80 yakni 20 untuk oversold dan di atas 80 untuk overbought. Harap diingat juga bahwa batasan 20/80 ini bukanlah batasan mutlak. Bisa saja 30/70 atau yang lain.

Jadi, jangan heran bila saya juga menggunakan batasan yang berbeda dalam menentukan kondisi overbought/oversold dari situasi ini. Kalau batasan overbought/oversold itu untuk trend jangka panjang, maka
perpotongan %K dan %D ini kota gunakan untuk perubahan trend minor. Maksudnya begini, bila dalam suatu kondisi long biullish trend, seringkali dalam pergerakannya kita menentukan trend-trend minor. Bisanya monir dan mayor di sini sangat relative bergantung pada time line yang kita gunakan. Untuk time line jam-jaman misalnya, jangan remgkan trend monir ini karena pergeraknnya bisa mencapai 50 point! Out artinya lebih dari cukup untuk memperoleh keuntungan sampai 50 dolar hanya dengan 1 lot dan mengandalakan trend terjadi.

Seperti yang kita ketahui sebelumnya %D merupakan MA dari %K yang tidak lain pencerminan dari perubahan harga. Jadi, sesuai dengan sifat MA dalam menentukan perubahan trend, setiap perpotongan antara %D dangan %K berarti adalah perubahan trend untuk jangka waktu singkat ke depan. Kondisi bullish terjadi bila garis %K memotong %D dari bawah dan sebaiknya trend bearish terjadi bila %K memotong dari atas. Keadaan ini bisa saja berlangsung bahkan ketika kedua garis sedang dalam wilayah overbought/oversold. Jika ini terhadi, itu artinya memang tekanan beli atau jual sedang kuatsekali sehingga akan terjadi kemungkinan harga menembus batas support dan resistancsinya.

ANALISA :
Bila anda melihat indicator Stochastic sedang bergerak diatas garis 80 ataupun dibawah garis 20 maka Tunggu, jangan melakukan order BUY / SELL terlebih dahulu. Anda lakukan order BUY setelah indicator bergerak diatas garis 20 dan SELL bila indikator telah berada dibawah garis stochastic 80.

Moving Average (MA)

Merupakan indicator yang paling sering digunakan dan merupakan indicator paling standar. Moving average artinya adalah rata-rata bergerak. Moving average mempunyai tiga varian yang berbeda, yaitu Simple Moving Average, Weighted Moving Average, dan Exponential Moving Average. Masing-masing merupakan metode rata-rata bergerak, hanya saja cara merata-ratakannya saja yang berbeda satu sama lain dan berapa periode yang kita gunakan.

Parabolic SAR

Parabolic SAR menjadi salah satu indicator efektif dalam menentukan kondisi market yang sedang trend (trending market).

Penggunaan Parabolic SAR
Pada SAR, ketika harga sedang dalam trend naik, maka titik SAR berada dibawah dari pergerakan harga. Sebaliknya ketika market sedang dalam trend turun maka titik SAR berada diatas dari pergerakan harga. Pada gambar diatas titik SAR berada diatas bar yang menunjukkan bahwa harga sedang berada dalam trend turun. Sebaliknya kalau titik SAR ada dibawah, maka menunjukkan trend naik. Seperti telah disinggung diatas, kelebihan Parabolic SAR adalah tampilannya yang berupa titik sehingga dengan demikian memudahkan seseorang dalam membaca keadaan market. Trader cukup melihat dimanakah posisi titik SAR apakah dibawah atau diatas dari bar untuk mengetahui trend yang terjadi. Lebih dari itu, semakin jauh jarak antara titik SAR dengan harga tinggi atau terendah dari bar, itu menandakan semakin kuat trend naik/turun yang terjadi.

PARABOLIC SAR dan STOP LOSS
Nah kita masuk dalam bahasan kegunaan SAR yang cukup unik disini. Bahkan hanya SAR yang memiliki kemampuan seperti ini yaitu kegunaan SAR sebagai penentu titik Stop Loss. Ingat bahwa SAR merupakan kependekan dari Stop and Reverse yang kurang lebih artinya berhenti lalu berbalik arah. Titik SAR bukan saja dapat digunakan sebagai penentu up trend atau down trend. Begitu juga jarak antara titik SAR dengan harga terendah atau tertinggi dari bar yang ada bukan hanya dapat digunakan sebagai penentu kuat lemahnya trend yang terjadi. Lebih dari itu, jika Anda adalah seorang trader dengan Stop Loss (sangat disarankan bertrading menggunakan Stop), maka kabar baiknya titik SAR dapat anda gunakan sebagai titik Stop Loss Anda.

Pantangan pada Parabolic SAR
Saat market sedang bergerak dalam situasi sideways atau tidak adanya trend pergerakan harga. Kondisi sideways ditandai dengan rapatnya jarak antara titik SAR dengan highest/lowest price yang ada. Kondisi sideways yang lebih buruk ditandai dengan berpindah-pindahnya titik SAR diatas dan dibawah bar sehingga menyulitkan Kita dalam membuka posisi. Itu sebabnya mengapa dari awal Saya menyarankan menggunakan SAR beserta indicator lainya sebagai penutup kekurangan SAR.

Kategori Indikator

a. Lagging (mengikuti harga)
Stochastic, Range William, RSI, CCI, dan Momentum Indikator adalah pengikut arah Trends (trend follower) dikategorikan sebagai indicator mengikuti (lagging indicator) dan juga Moving Averages (SMA, EMA, MACD) termasuk di dalam kategori indicator.

b. Leading (mendahului harga)
Oscillators adalah termasuk leading indicator. Contoh lain adalah leading indicator ini adalah Pivot Points, trendless, support/resistance and fibo bisa digolongkan di jenis indicator ini mereka bisa membantu kita member arah harga kemana akan bergerak.

PENTING :
Untuk membuat indikator, anda dapat memilih pada menu TOOL BAR, selanjutnya anda dapat memilih indikator yang anda inginkan. Ada beberapa indikator yang kami referensikan untuk dapat anda gunakan.

Kelompok Indikator Teknikal

Para trader professional membagi indicator ke dalam tiga kelompok, yaitu :

  1. Trend Following Indikator bekerja terbaik ketika pasar sedang bergerak tetapi member isyarat palsu dan tidak baik ketika pasar sedang flat.
  2. Osilator menangkap mengolah poin-poin di (dalam) pasar flat, tetapi member isyarat berbahaya dan premature ketika pasar mulai ke kecenderungan trands.
  3. Miscellaous Indikators menyediakan pengertian yang mendalam dan bermacammacam tergantung para pemakai.

PRICE OBJECTIVE

Price Objective atau sasaran nilai harga setelah harga menembus garis/break line (Support/Resistance). Price Objective juga merupakan jarak antara sewaktu harga menembus/break line sampai nilai harga akhir perjalanan Trend (OBJECTIVE).

Template By : Supriyanto BelajarFoexGratis.Net