Minggu, 01 Mei 2011

ARTI PERGERAKAN GRAFIK

Untuk mata uang yang base currencynya USD (USD/JPY, USD/CHF, USD/...)
- Bila grafiknya bergerak naik. hal tersebut menunjukkan mata uang USD sebagai basenya sedang dalam keadaan menguat dan mata uang pembandingnya (contoh : JPY, CHF) adalah kebalikannya yaitu melemah, sehingga bila grafik USD/JPY bergerak naik itu berarti mata uang Jepang yen sedang melemah terhadap USDollar dan USDollar sedang menguat terhapad mata uang Jepang yen

- Bila grafiknya bergerak turun, hal tersebut menunjukkan mata uangUSD sebagai basenya sedang dalam keadaan melemah dan mata uang pembandingnya (contoh JPY, CHF) adalah kebalikannya yaitu menguat, sehingga bila USD/CHF bergerak turun itu berarti mata uang Swiss Franc sedang menguat terhadap USDollar dan USDollar sedang melemah terhap mata uang Swiss Franc.

Untuk mata uang yang base currecynya bukan USD(EUR/USD,GBP/USD) 
- Bila grafiknya bergerak naik hal tersebut menunjukkan mata uang USD sedang dalam keadaan melemah dan mata uang basenya (contoh: EU, GBP) adalah kebalikannya yaitu menguat, sehingga bila grafik GBP/USD bergeraki naik itu berarti mata uang USDollar sedang melemah terhadap Poundsterling, dan Poundsterling sedang menguat terhadap USDollar.
- Bila grafiknya bergerak turun hal tersebut menunjukkan mata uang USD sedang dalam keadaan menguat dan mata uang basenya (contoh: EUR, GBP) adalah kebalikannya yaitu melemah, sehingga bila grafik EUR.USD bergerak turun itu berarti mata uang USDollar sedang menguat terhadap Euro, dan Euro sedang
melemah terhadap USDollar.

Grafik (Chart)

Di Trading Forex dilengkapi pula dengan grafik pergerakan harga yang biasa disebut dengan Charting, dan untuk Charting dapat pula dilengkapi dengan indicator-indicator yang dimana berguna untuk analisis secara teknikal. (untuk pengguna software MetaTrader dapat mengklik kanan mouse anda di posisi grafik untuk memunculkan indicatornya) Disamping itu grafik dapat pula diset pembacaannya berdasarkan jeda waktu permenit, perjam, perhari, perminggu, dan bahkan perbulan ( M1, M5, M15, M30, H1, H4,D1...) Sehingga dapat anda gunakan untuk analisa anda secara historical maupun acuan trading anda. Dan dengan grafik dapat mempermudah pembacaan pergerakan harga dari tiap-tiap mata uang.

Bila anda pengguna software MetaTrader, anda dapat memunculkan grafik dari mata uang yang anda inginkan dengan cara klik kanan di quote harga mata uangnya (di menu window sebelah kiri), setelah itu pilih Chart Window. Sedangkan untuk pengguna platform lain silahkan menghubungi pihak vendor ataupun brokernya untuk caranya.

Trailing Stop

yaitu suatu fasilitas yang dimana berguna untuk melindungi profit anda dari kerugian dengan cara menaikkan stop-lossnya setahap demi setahap secara otomatis.

Contoh trailing stop :
Anda melakukan order open BUY di GBP/USD pada harga 1.8500 dan kemudian harga bergerak naik hingga ke 1.8530, tetapi belum close karena anda ingin mendapatkan profit lebih maximal lagi, sehingga untuk melindungi agar profit anda tersebut tidak berbalik menjadi loss atau negative maka anda bisa men-set perintah Trailing Stop ini, Misalkan anda set Trailing Stopnya dengan 20 Pips, maka berarti stop loss anda akan diatur dijarak 20 pips dari running yang sedang berjalan dan akan naik bertahap sesuai dengan profit anda" yaitu kalau dalam contoh ini di angka 1.8510 (1.8530 - 20 pips), dan jika harga masih bergerak naik kearah 1.8570 maka stop-loss anda akan naik juga ke 1.8500 (1.8570 - 20 pips), sehingga ketika harga dari 1.8570 tersebut berbalik turun maka stop loss anda tidak akan turun, dan kemudian jika turun terus dan menyentuh ke 1.8550 maka posisi anda akan di-close otomatis dengan hasil profit 50 pips (1.3550 - 1.8500). Jadi dengan Trailing Stop maka profit anda bisa lebih maksimal tanpa anda harus kuatir berbalik menjadi loss.

Take Profit dan Stop Loss

Disamping perintah-perintah order diatas, di Trading Forex juga terdapat istilahistilah berikut untuk pelaksanaan order anda.

Take Profit(TP) : Yaitu untuk target profit anda
Stop Loss (SL / STP) : Yaitu untuk menbatasi kerugian anda (cut loss)

SL sebaiknya dipasang di setiap order anda, karena untuk membatasi kerugian anda agar tidak semakin terpuruk jika open posisi anda terkena loss

SELL LIMIT

Memasang (dengan membooking) SELL Diatasnya harga yang sekarang sedang berjalan, dengan harapan bila grafik running price bergerak naik ke suatu titik tertentu, dan di titik tersebut akan otomatis dipasang Sell dengan harapan agar setelah itu grafik dapat bergerak turun supaya profit.

BUY LIMIT

Memasang (dengan membooking) BUY dibawahnya harga yang sekarang sedang berjalan, dengan harapan bila grafik running price bergerak turun ke suatu titik tertentu, dan di titik tersebut akan otomatis dipasang Buy- dengan harapan agar setelah itu grafik dapat bergerak naik supaya profit.

SELL STOP

Memasang (dengan membooking) SELL Dibawahnya harga yang sekarang sedang berjalan, dengan harapan bila grafik running price bergerak turun ke suatu titik tertentu, dan di titik tersebut akan otomatis dipasang Sell dengan harapan agar grafik dapat bergerak turun lagi supaya profit.

BUY STOP

Memasang ( dengan membooking ) BUY diatasnya harga yang sekarang sedang berjalan dengan harapan bila grafik running price bergerak baik kesuatu titik tertentu dan dititik tersebut akan otomatis terpasang BUY dengan harapan agar grafik dapat bergerak naik lagi supaya mendapatkan Profit.

Macam-Macam Perintah Order ( Order Type )

Di forex trading terdapat beberapa-tipe perintah order untuk melaksanakan transaksi anda dan perintah order ini dibagi menjadi 2 jenis yaitu :
 
Instant Execution
Yaitu order yang dilaksanakan di saat itu juga diharga sekarang di market ( running price Quote). Dan instant execution terdiri dari perintah order buy dan sell di market.

Pending Order
Yaitu order yang akan terlaksana jika menyentuh suatu titik harga tertentu (ibaratnya seperti membooking posisi harga terlebih dahulu ).

MARGIN CALL

Margin Call yaitu suatu keadaan yang dimana open posisi Anda sudah tidak memungkinkan untuk diteruskan lagi karena cash equity Anda yang menipis, sehingga bisa mengakibatkan loss total. Jangan sampai trading Anda mencapai Margin Call, oleh karena itu perhatikan ketahanan point Anda.!!!

PERHITUNGAN MARGIN CALL YANG UMUM :

Contoh :
Misalkan modal Anda adalah $1000 dan anda melakukan order SELL 0.2 lot di GBP/USD, seperti contoh no.2 diatas. Maka margin (jaminan) yang digunakan adalah $76 dan sisa modal balance anda (cash equity) setelah dipotong oleh margin jaminan maka akan menjadi $1000 - 76=$924. Dan karena anda menggunakan 0.2 lot, maka nilai pergerakan per pipnya adalah $2, dan dengan sisa modal yang sebesn $924 tersebut maka anda akan sanggup menahan loss hingga 5924 : $2 =462 point, sehingga bila loss anda melebihi tahanan tersebut ( minus462 point ) maka open posisi anda akan otomatis diclose oleh system, karena untuk menghindari cash equity balance anda menjadi negative, dan ini dinamakan dengan terkena MARGIN CALL.

KESIMPULAN : Margin call itu berarti jika cash equity anda sampai turun ( akibat loss) dibawah margin yang dijaminkan maka anda akan terkena margin call dan open posis anda akan diclose secara paksa dan otomatis oleh system secara berurutan, dimulai dari posisi yang paling tidak menguntungkan. Anda juga tidak dapat order jika free margin anda tidak mencukupi untuk quantity lot yang ingin anda order. Oleh karena itu sesuaikan penggunaan lotnya dengan kekuatan modal dan margin anda, dan perhitungkan pula aspek margin call.

Template By : Supriyanto BelajarFoexGratis.Net